Posts

Definisi Manajemen

Manajemen berasal dari kata “ to manage ” yang artinya mengatur. Beberapa ahli mendefinisikan manajemen sebagai berikut. Malayu S.P. Hasibuan (1996 : 2) dalam bukunya berjudul Manajemen : Dasar, Pengertian, dan Masalah , menyatakan : “Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu”. Sedang menurut Andrew F. Sekula   dalam bukunya berjudul Personnel, Administration and Human Resources Management , yang disadur Malayu S.P. Hasibuan (1996 : 2) dalam bukunya berjudul Manajemen : Dasar, Pengertian dan Masalah , menyatakan : “Manajemen adalah aktifitas-aktifitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, penempatan, pengarahan, pemotivasian, komunikasi dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh setiap organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga akan dihasilkan suatu produk atau jasa se...

Pelayanan Konsumen

Para pengecer juga harus menentukan bauran pelayanan yang disediakan bagi pelanggan. Kualitas pelayanan fokusnya adalah upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan serta harapan konsumen. Oleh karena itu menurut Fandi Tjiptono (2001:2) kualitas pelayanan memberikan berbagai macam makna seperti : 1.       Kesesuaian dengan persyaratan atau tuntutan pelanggan 2.       Kecocokan untuk pemakaian 3.       Perbaikan dan penyempurnaan berkelanjutan 4.       Bebas dari kerusakan atau cacat 5.       Pemenuhan kebutuhan pelanggan semenjak awal setiap saat 6.       Melakukan segala sesuatu secara benar sejak awal 7.       Sesuatu yang bisa membahagiakan pelanggan. Menurut Levy dan Weitz (2007:599) “Pelayanan konsumen merupakan penetapan dari kegiatan eceran yang meningkatkan nilai lebih untuk konsumen ketika...

Pengertian Bauran Penjualan Eceran

Pedagang eceran adalah segala bentuk usaha yang menjual barang atau jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk digunakan sendiri dan volume penjualan utama dihasilkan dari penjualan eceran. Menurut Levy dan Weitz (2007:21) bauran penjualan eceran bahwa : “The retailing mix is is the decision variables retailers use to satisfy customer needs and influence their purchase decisions”.   Bauran penjualan eceran merupakan kombinasi dari faktor retail   yang terdiri dari pelayanan konsumen, disain dan display toko, komunikasi, lokasi, penyedian barang, dan Harga. Bauran penjualan eceran menurut Dunne, Lusch and Gable (1995:55) bahwa : “Bauran penjualan eceran adalah kombinasi dan variasi barang yang digunakan untuk memuaskan pasar sasaran, harga, lokasi, promosi, display , service pelanggan, dan karyawan”.             Dalam aktivitas usahanya, pedagang eceran melaksanakan bauran penjualan eceran yang menurut Da...

Nilai Brand Awareness

Menurut Aaker (1996:93), brand awareness dapat menciptakan suatu nilai melalui empat (4) cara yaitu : 1.       Anchor to with other association can be attached (jangkar tempat contelan asosiasi-asosiasi lain) Suatu produk atau jasa layanan baru sudah pasti diarahkan untuk mendapatkan pengenalan. Lebih lanjut, pengetahuan mengenai berbagai dan manfaat dari produk adalah sulit tanpa pengenalan dahulu. Dengan tingkat pengenalan yang mapan, tugas selanjutnya tinggal mencantumkan suatu asosiasi baru, seperti suatu atribut produk. 2.       Familiarity/Liking (familiaritas atau rasa suka) Maksudnya pengakuan terhadap suatu merk dapat membuat kesan yang akrab dengan merk tersebut dan berbagai persepsi mengenai merk yang berorintasi dengan brand awareness bias menimbulkan pengaruh yang besar bagi konsumen dalam membeli. 3.       Substansi/Commitmen (substansi atau komitmen) Maksudnya kesdaran akan merk dapat ...

Tingkat Brand Awareness

brand Awareness menunjuk kepada kekuatan keberadaan merk yang ada di pikirankonsumen, menurut Aaker (1996:330) awareness dapat diukur pada level yang berbeda-beda, yaitu : ·          Recognition Yaitu konsumen pernah mendengar atau mengetahui akan suatu merk dari suatu produk tertentu. Level ini merupakan level yang paling bawah dan biasanya didasarkan pada “ ad aided test” dimana melalui survei responden yangdiberikan beberapa merk dari produk dan diminta untuk menyebutkan merk yang pernah mereka lihat atau kenal. ·          Recall Yaitu konsumen mengetahui merk dari suatu produk tertentu. Level ini biasanya didasarkan pada “unaided recall test” dimana dalam test ini responden tidak dibantu dengan menyediakan nama-nama merk yang mereka tahu dan kenal untusuatu jenis   produk tertentu. Test ini menentukan posisi dan kekuatan suatu merk karena yang disebutkan responden merupakan nama merk. · ...

Meraih Brand Awareness

Menurut Aaker (1996:106) untuk meraih kesadaran atau awareness baik dalam tingakat pengenalan maupun dalam ingatan kembali terhadap suatu merk dapat diperoleh melaui beberapa pendekatan sebagai berikut : 1.       Memorable Pesan yang disampaikan untuk menumbuhkan awareness, sebaiknya menghasilkan alas an untuk diperhatikan dan tidak mudah untuk dilupakan. Ada banyak kumpulna pesan yang dikomunikasikan tetapi hany ada satu kunci secara sederhana membedakan produk perusahaan dengan produk lainnya atau sesuatu hal yang tidak biasa dan tidak dilupakan. 2.       Slogan or Jingle (slogan atau semboyan) Dalam menumbuhkan suatu awareness konsumen, merk bias dijadikan sebuah slogan atau jingle bagi suatu produk, sehingga konsumen dapat mengetahuinya atau mengenalnya, misalnya rokok A Mild dengan slogan ”Bukan Basa Basi” 3.       Sponsor atau Event Untuk menumbuhkan suatu kesadaran atau awareness konsumen terha...

Hubungan Antara Event Marketing dengan Brand Awareness

Promosi yang dilakukan oleh suatu perusahaan melaui aktifitas event marketing memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan dalam suatu kondisi persaingan yang ketat. Event marketing dapat dipadukan dengan kegiatan pemasaran lainnya, dapat disusun, diorganisir dan dilakukan dengan cepat untuk mengatasi masalah yang timbul dalam persaingan. Perusahaan menjadikan event sebagai sarana untuk mengkomunikasikan pemasrannya, baik dalam bidang seni, musik, atau dibidang olahraga serta dibidang lainnya.             Untuk membengun merk banyak dikenal konsumen tidak terjadi begitu saja secara cepat melainkan memerlukan waktu untuk membangun Awareness, Image dan Position sehingga dapat diterima oleh konsumen. Peningkatan brand awareness diharapkan dapat dicapai melaui aktifitas event marketing sejauh prosedur dalam perencanaan dan pelaksanaanya dilakukan dengan baik. Semakin tinggi tahapan suatu merk maka makin tinggi pula loyalitas konsumen t...